h1

Depdiknas Bakal Borong Komputer Rp 1 Triliun

November 16, 2007

Ardhi Suryadhi – detikinet
Denpasar
Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) pada 2008 akan membeli komputer dalam jumlah besar untuk disalurkan ke sekolah-sekolah di Indonesia. Dana yang dianggarkan bahkan mencapai Rp 1 triliun.

Kepala Pustekom Depdiknas Lilik Gani mengatakan, dari jumlah Rp 1 triliun tersebut, Rp 500 miliar di antaranya dianggarkan untuk SMA dan SMK sedangkan Rp 500 miliar sisanya untuk SMP.

“Dana tersebut digunakan untuk membuat pusat sumber belajar (PSB) atau semacam lab komputer di sekolah,” ujarnya, kepada beberapa wartawan di sela-sela acara ISODEL 2007 yang berlangsung di Hotel Kartika Plaza
Discovery, Denpasar, Bali, Rabu (15/11/2007).

Sementara untuk penyaluran, lanjut Lilik, akan dilakukan dengan strategi top down.
Artinya untuk sekolah-sekolah yang siap akan menjadi prioritas untuk disalurkan perangkat ini. Sedangkan bagi sekolah yang jauh tertinggal
akan dipersiapkan terlebih dahulu, mulai dari segi infrastruktur dan lainnya. Hal ini dilakukan agar komputer-komputer tersebut tidak
mubazir.

“Misalnya untuk di Indonesia bagian Timur, kita tidak mungkin memberikan komputer kalau infrastruktur dan jaringannya tidak kita bangun. Sehingga biar tidak menjadi garbage (sampah-red), makanya nanti ada Palapa Ring untuk penyediaan infrastruktur,” jelasnya.

Program PSB ini sekaligus untuk mengejar target perbandingan antara
jumlah komputer dengan jumlah penduduk Indonesia menjadi 1:20,
sedangkan saat ini perbandingannya masih sebesar 1:50. “Untuk 1 set
lab PSB diperkirakan bakal menghabiskan dana sekitar Rp 120 juta dengan memiliki 20 komputer di dalamnya,” imbuh Lilik.
Sementara itu dari data yang dimiliki Depdiknas, tercatat bahwa 70% SMK di Indonesia sudah memiliki laboratorium komputer sendiri, untuk SMA 30%, sedangkan SMP 20%. “Sedangkan untuk perguruan tinggi tidak dibantu karena mereka telah swasembada dan mandiri, namun untuk perguruantinggi negeri semuanya sudah memiliki lab komputer,” tandasnya.
( ash / wsh )

2 komentar

  1. 120 juta rupiah kalau dibelikan komputer cuma bisa untuk 20 unit di 1 sekolah. Padahal dengan jumlah segitu, kalau dibelikan DMR untuk pemeriksaan ujian di sekolah, bisa untuk 20 sekolah, bahkan lebih.


  2. ya begitulah mba, alasan pemerintah untuk membenarkan penggunaan anggaran pendidikan yang belum mencapai 20% sebagaimana amanat UUD 1945 yang sudah diamandemen heheheh :D



Tinggalkan sebuah Komentar


  • Blog Stats

  • Komentar Terakhir

    Moch. Taruna Aji di Situs Uji Publik RUU BHP
    infogue di Teknologi Pemanfaatan Limbah C…
    doni di Teknologi Pemanfaatan Limbah C…
  •  

    November 2007
    S S R K J S M
        Des »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Arsip

  • Meta

  • Tulisan Terakhir